Minggu, 20 November 2016

Backpacker Dua Negara "Malasyia & Singapura"




Harusnya aku Nulis ini sehabis setelah pergi januari kemaren, karena berbagai kesibukan praktikum en sebagai sebagainya yang ngebuat aku males banget nulis. dan sekarang karna sudah di semester 7 jadi ya aku sedikit Free.... Feel Free eaakkk... Yuk simak sedikit kisah perjalanan aku dan tips-tips jalan-jalan kalo lo gak punya banyak uang -_- heheheh :)
Awal Januari lalu, aku dan temenku rizky nekat jalan-jalan ke dua negara yaitu singapura dan malasya. Bukan dibiayai melainkan modal sendiri, jalan-jalan ala backpacker jadi tidak menghabiskan banyak biaya alias irit. September 2014. Saya dan teman saya iseng-iseng buat passport, pikiran waktu itu semoga suatu saat keluar negeri sam-sama. Dan alhamdullilah Allah memang mentakdirkan kami berangkat diawal bulan januari 2016 lalu. Nah, saya akan berbagi pengalaman dan tips hemat buat kamu yang berjiwa traveller namun masih takut pergian dengan banyak alasan.
Perjalanan kami dimulai pada januari 2016, perjalanan kami selama enam hari. Selama enam hari tersebut kami sudah membuat list planning akan kemana saja selama di Singapura dan di Malasya. Tapi terkadang apa yang kita rencanakan tidak sesuai dengan situasi dan kondisi. Saat itu saya nekat berangkat dengan bermodalkan 500 RM sekitar 1.5 juta yang kami bawa dari Indonesia kemudian berangkat dengan maskapai penerbangan airasia. Selama 1 jam di pesawat akhirnya kami take off di Bandara KLA2 malasya, langsung pesan tiket bus untuk ke  stasiun KL Sentral. Stasiun KL sentral merupakan stasiun kereta api terbesar di asia tenggara yang menghubungkan beberapa Negara. Distasiun tersebut dikeliling oleh mal, perkantoran bahkan hotel. Jadi  jangan terkejut kalo nyasar.

Bawa Makanan Se-Abrekk (Hemat Beib)

Sampai di stasiun KL sentral pukul 12 kami langsung  pesan tiket kereta api malam pulang-balik ke singapura karena kalau pesan di singapura tiketnya dalam dollar lebih mahal. Tiket kereta api kelas ekonomi 18 RM/ orang sedangkan tiket bisnis sekitar sekitar 45 RM/orang dilengkapi tempat tidur yang nyaman, lama perjalanan sekitar 8 jam. Naik kereta api tidak langsung ke malasya namun turun dahulu di johor malasya. Kemudian naik bus ke woodland, singapura sekitar 10 menit. Hal yang paling penting adalah tukar uang Ringgit ke Dollar Singapura dan jangan lupa sediakan uang dollar receh karena jika naik bus di singapura tidak mengenal kata kembalian. Sampai di Singapura kamu harus buat kartu STP (Singapure Tourist Pass) yaitu kartu bagi turis dengan mendepositkan uang kita 10 SGD/hari setelah dipakai dalam jangka waktu satu hari uangnya bisa di ambil kembali. Hal ini untuk memudahkan turis yang berkunjung ke Negara mereka. Kartu STP hanya gratis untuk naik MRT dan LRT sejenis kereta api yang bisa dipakai untuk jalan-jalan keliling singapura.
Menikmati Seputaran Marina Bay Street

Jalan lebih dari 7 KM buat nemu nih tower 


Singgah ke Aquaria KLLC, tiket 53 RM (Turis)



Sampai di singapura jangan lupa jalan-jalan sesuai destinasi yang kamu rencanakan misalnya marina bay sand, marina bay sand ini menyatukan mal, kasino, hotel meeting room, museum, laser show dan patung marlion bay yang jadi icon Negara ini. Jika ingin membeli oleh-oleh jangan lupa singgah di Chinatown karena barang-barang disini dijual lumayan murah. Dan yang paling penting jangan banyak jajan di singapura karena mahal banget kalau bisa bawa bekal dari malasyia J

Tidak sampai menginap sorenya kami berangkat ke Malasiya,  pengalaman menarik waktu itu, kami sampai di Malasya pukul 11 malam di Stasiun KL sentral karena belum sempat chek in di hotel yang kami pesan online sebesar 45 RM/malam di sekitar Petaling Street karena sudah larut kereta antarkota sudah off hanya kereta yang menghubungkan antarnegara beroprasi, kami nginap di stasiun  beruntungnya Stasiun KL sentral buka 24 jam. Karena perjalanan super irit jadi kamu harus siap dengan segala kondisi yang tak terduga, harus siap capek, siap mandi dimana saja dan jangan boros jajan makan.
Di Malasyia banyak destinasi yang harus dkunjungi seperti Batu cave, Istana Kesultana malaka, dataran merdeka, Aquaria KLCC, Ampang park, Kuala Lumpur Bird Park, dan jangan lupa selfi di twin tower karena belum ke Malasya kalau belum sempat ke menara kembar. Karena tingginya jumlah pelancong di Malasya, pemerintah malasya sejak 2012 memperkenalkan bus gratis bagi warga dan turis asing yaitu bus GO-KL ada empat jalur line colournya dengan jalur yang berbeda-beda jadi kita harus pinter-pinter baca rutenya. Kalau mau beli oleh-oleh bisa pergi ke Petaling Street, Chinatown dan Pasar seni. Jika ingin oleh-oleh coklat jangan lupa ke Chow Kit di sana ada Grosir penjualan coklat murah di jamin tidak bikin kantong bocor.
Makanan Horor Ala anak Kos, Nasi Lemak 2 RM

Petaling Street, Pasar Murah Malasyia

Kalau jalan-jalan ala Backpacker begini kita harus pandai-pandai berhemat alias irit total yang kami habiskan standart saya masih bawa pulang uang 75 RM sekitar 210 ribu rupiah dari 500 RM yang dibawa, hematkan. Tips jika ingin jalan-jalan ke luar negeri jangan lupa chek tiket maskapai yang menyediakan tiket promo mana tahu kamu dapat tiket gratis ke luar negeri J, maskapai airasia pernah menyediakan tiket 0 Rupiah loh. Kalau mau berpergian jangan lupa bawa barang seperlunya. Pesan penginapan sebelum berangkat karena masjid di malasya tidak bisa numpang tidur, bawa botol tempat minum kalau ada kesempatan ambil minum gratis di hotel jangan disia-siakan, jangan banyak jajan yang tidak perlu ingat hemat, sebelum berangkat tukar uang di Indonesia saja karena kamu bakalan repot tukar uang di airport nanti. Berpergian seperti ini yang paling penting adalah niat yang kuat, harus berani itu modal utama yang harus ditanamkan, jangan lupa nabung untuk trip selanjutnya. Selamat Jalan-jalan you guys. 
Ntar Perjalanannya Aku Ceritain Perpart yakkkk,,, ini secara umum, ntar gue kasih dengan analisis keuangannya lengkap, Inshaallah:) Keep Enjoying and Stay Tune



Tidak ada komentar:

Posting Komentar